Di sinilah aku. Duduk di sebuah kendaraan miliknya, seperti sebuah film yang di flashback kembali. Semua kenangan yang pernah terjadi bersamanya terputar kembali di dalam otakku. Aku tidak memiliki alasan. Yes, love has no a reason. Aku terlalu cepat mengambil kesimpulan. Bodoh. Tapi, mengapa pula membuatku mengambil kesimpulan seperti itu? Sampai akhirnya membuatku merasa.....menyesal.
Aku terjebak.
Aku terlalu terjebak.
Aku ingin keluar.
Aku ingin bebas dari keadaan ini, keadaan yang terus menerus membelengguku setiap detik.
Andaikan aku tidak bertemu dengannya lagi.
Andaikan dahulu aku tidak mempunyai perasaan terhadapnya.
Andaikan aku tidak pernah tahu kejadian yang sebenarnya.
Aku harus menutupnya.
Menutup lembaran demi lembaran cerita yang pernah mengisi otak dan hatiku.
Membuka halaman baru untuk cerita yang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar